Jumat, 19 Februari 2010

Aku adalah si Roti

Yow everyone...
Udah lama gw ga menuliskan kata-kata di blog ini dan guess what, ini dah 2010...
Ini salah satu Tulisan yang gw muat di FB gw, yah gw coba tuangkan juga disini deh...

"AKU ADALAH SI ROTI"

Aku adalah si Roti..
Aku dibuat dan tercipta di sebuah rumah Roti..
Rumah yang menciptakan diriku sangatlah sederhana, berbeda jauh dengan rumah Roti mewah lainnya...
Walaupun keadaanku seperti ini, aku cukup senang...
Setiap hari aku dibuat tapi aku tak pernah menggoda orang untuk membeliku...
Aku merasa cukup nyaman dengan lingkunganku sendiri..
Itulah aku...si Roti...
Dan inilah sepenggal ceritaku...

Suatu hari...
Tak sengaja seseorang lewat di depan daerahku...
Dia berkata "Aku bosan makan nasi, lauk yang kuterima terkadang manis, asin, asam, dan juga pedas rasanya.."
Mungkin Roti-roti mewah di toko lain akan langsung mengeluarkan aroma rotinya untuk menggodanya
Aku mendengarnya..tapi aku tetap tak mencoba menggodanya untuk membeliku...
Dia berlalu, dan aku masih saja berada di dalam tokoku..

Lusa hari kemudian...
Dia kembali lewat di depan tokoku...
Dia berkata lagi "Cukup sudah aku makan nasi, sekarang lauk yang kuterima selalu rasa pedas, semua rasa manis, asam, asin semuanya tak berasa...aku tak tahan lagi!"
Dia melirikku, tapi aku tetap kembali diam dan tak mengeluarkan aroma-ku untuk menggodanya
Kali ini dia tak pergi, tapi terdiam menatapku tak bergeming...
Dia berkata dalam hati " Kenapa tak kucoba makan roti ini saja? Kelihatannya dia manis, tak terlihat rasa pedas dan cocok untukku..."
Aku kaget dia tiba-tiba memilihku...
Aku benar-benar tak percaya, aku tak mengeluarkan aroma apapun untuk menggodanya, kenapa bisa dia memilihku?
Akhirnya dia membeliku dan membawaku dari lingkungan ku...
Sejak hari itu aku merasa nyaman dengannya dan berharap aku dapat menghilangkan rasa bosannya atas nasi...

Hari demi hari berlalu...
Aku terus memberikan yang terbaik untuknya, membuatnya lupa akan nasi dengan lauknya yang begitu pedasnya...
Satu, dua, tiga...seminggu, berbulan-bulan berlalu...
Semua rasa yang dia inginkan dariku telah kuberikan dan kuturuti...

Hingga pada satu saat...
Semua rasa manis telah kuberikan...
Tak sengaja kuberikan rasa teramat pedas yang belum pernah dirasakannya atas diriku...
Apa yang terjadi?
Dia tiba-tiba menghilang dan tak terlihat lewat di depan tokoku...
Aku bingung dan merasa kehilangan...

Suatu hari di suatu waktu...
Dia muncul kembali lewat di depan tokoku setelah cukup lama menghilang...
Entah kenapa aku merasa senang dan berharap dia memilihku kembali...
Kali ini dia berkata "Aku bosan makan Roti. Ternyata Roti ini juga sama saja, kukira Roti ini bisa menghilangkan rasa bosanku atas nasi dengan lauknya dan mengerti yang kuinginkan. Lebih baik aku kembali makan nasi yang sudah lama kumakan sedari dulu, walaupun lauknya pedas tapi lidahku selalu rindu akan rasanya itu"
Lalu dia berlalu pergi dari tokoku...
Hancur rasanya diriku, terasa bagai roti basi yang sudah berjamur...

Beberapa hari kemudian di suatu waktu...
Dia melewati tokoku kembali dan sama sekali tak menatap keberadaanku..
Aku mencoba menggodanya dengan aroma wewangian yang kumiliki
Dengan harapan dia akan melihatku dan mau memilihku kembali seperti waktu dulu
Tapi ternyata...
Dia lewat dan duduk di bangku beranda tokoku dengan sekotak nasi dan lauknya yang pedas itu...
Wajahnya tampak menikmati apa yang kembali dimakannya itu...
Begitu cerianya, seperti pada saat pertama kali dia memilih bersamaku...
Aku kembali hancur, terasa bagai roti yang hancur terinjak-injak oleh sepatu kotor penuh lumpur...

Waktu terus berjalan dan terus berlalu...
Aku adalah si Roti...
Terkadang masih kulihat dia lewat di depan tokoku dan kembali makan nasi dengan lauknya itu..
Aku kembali terdiam seperti dulu...
Sudah kulupakan apa yang pernah terjadi beberapa waktu yang lalu itu...
Aku adalah si Roti..
Mungkin bukan Roti yang sempurna untuk dirinya...
Karena aku memang tak berharap untuk menjadi sempurna bagi siapapun yang memilihku...

THE END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar