Senin, 06 Juli 2009

Gak ada judul

Bulan berganti bulan..
udah lama gue ga nulis blog ne dan sekarang gw dah hijrah ke sapidi...
tapi lagi lemot ni koneksi ari ini huhuhu...

Rabu, 03 Juni 2009

Oh IM2 Broom

Dengan rekomendasi diiblisin temen dan gue cek n ricek di internyet,
akhirnya gue memutuskan menggunakan internet punya indosat (IM2 Broom) di rumah..(Unlimited cuy!)
pada awalnya se gue ngerasa "SenenkPlusJumpalitanAlaPowerRangerItem"..(hore bisa online di rumah!)
Coba setting...berhasil!
Coba konek...agak lama tapi berhasil juga!(Horeeee!!)
Buka Google...tampilan depan lumayan cepet, selanjutnya??
Buka Facebook...Buka kaskus...Buka Youtube...Buka"Censored"...
10 menit pertama surfink se lancar-lancar aja...
Sampe...tiba-tiba....
"TUNG" the devices is disconected alias futus cuy...
HOAAAAAAAA!!KENAPAAAA BEGINIIIIIII!!!!

Coba konek....agak lama tapi kaga nyambung juga!(GRRR!!)
Coba konek kedua dan seterusny....lama tapi akhirnya nyambung(At last!!)
Koneksi WDCMA...0.00KB/s...
Hancur harapan gue untuk berinternyet ria dengan nyaman dan mumer..

Oh Indosat IM2 Broom...



Rabu, 13 Mei 2009

No Body Is Perfect

No Body is Perfect...
Kata-kata itu selalu tergiang-ngiang di otak gue disaat gue lagi menghadapi berbagai cobaan, pengharapan yang pupus dan ketidak-adilan dalam hidup gue. Disaat gue down, mungkin otak gue ga bisa bekerja dengan semestinya karena terbawa letupan emosi dalam diri.
Kadang secara ga sadar, kita selalu nge-judge people seperti ini seperti itu, padahal diri kita sendiri belom tentu benerr. "Jangan menampar jika tak ingin ditampar"
Menurut gue, Intropeksi atas diri itu emang perlu, tapi ga malah bikin kredibilitas buat diri kita sendiri dan menjadikan seakan-akan kita terlahir kembali menjadi sesuatu yang sempurna.
Sejauh mana lo bisa menanggapi segala hal yang terjadi dalam hidup lo, baik itu dari sisi positif dan negatif serta bagaimana lo bisa menemukan solusi yang tepat untuk menyelesaikan semua hal yang terjadi dalam hidup lo itu adalah bagian yang terpenting dalam proses menuju suatu kedewasaan dalam hidup.
Gue bisa memberikan masukan dan saran kepada orang lain, tapi gue juga ga muna kalo gue butuh orang lain untuk membuat gue menjadi manusia yang lebih baik lagi. Sebagai manusia, sudah kodratnya untuk saling mengisi dan saling membutuhkan antara satu sama lain.

Musuh terbesar dalam diri kita adalah Ego. Jika kita bisa mengendalikan Ego kita dan mampu untuk berpikir secara jernih di saat kita terbawa oleh suasana emosi dalam hati, maka semuanya akan terasa begitu ringan dan gue yakin apapun masalah yang dihadapi akan terselesaikan dengan baik.
Jadi. Gue, elo, kita semua sama...
"No Body is Perfect", ah betapa berartinya kata-kata itu untuk direnungkan...

Kamis, 07 Mei 2009

KoMik AnCur Gue

Ini salah satu Komik strip Ancur karya dadakan gue dulu...hehehe...

Oh ya g masukin jg di forum kaskus niy...
Cek this thread ya ama komen2ny

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1904973

TUKANG BAJAY GOKIL SAVE MY LIFE!


Senin, 04 Mei 2009

Tipe-tipe Penonton Film

Sebagai penonton pilem yang demen nontonin pilem(masa demen yang laen, out of topik dunk)
ada kebiasaan para pengunjung bioskop yang berbeda-beda lho(Mukanya n bentuk fisik seh dah jelas pada beda karena bukan kloningan kaya pilem Matrix)
Terlepas dari bagus jeleknya pelem yang ditonton tergantung juga ama yang nonton, hehe...
Nih, tipe-tipe penonton pilem yang ada di bioskop, simak nyok...



1. Penonton Cari Perhatian

Tak bisa dipungkiri sejak jaman doeloe kebiasaan nonton di bioskop merupakan ajang sosialisasi dengan teman-teman dan sanak saudara. Seen and to be seen.. Tak heran jika ada orang yang tampil maksimal dengan penampilan super duper wah saat pergi nonton di bioskop. Kalau bukan dengan busana yang bermerek yang muahal, dandanan norak plus menor atau aroma tubuh nan wangi 7 rupa. Tujuh kali tujuh sama dengan empat sembilan. Setuju tidak setuju yang penting penampilan. Kadang juga suka bawa TOA dan berteriak "PERHATIAN! PERHATIAN! LIHAT GUE DONK!"


2. Penonton Piknik

Siapa yang tidak sepakat jika bioskop adalah tempat rekreasi n tamasya? Terutama jika sedang ada pemutaran film anak-anak, banyak orangtua yang memboyong anak-anaknya yang seperti kesebelasan nonton bersama. Sambil baris berbaris masuk ke bioskop, tak lupa bawa botol aer, cemilan dan juga lalapan buat dinikmati pada saat nonton pelem.(Mungkin juga tiker buat jaga-jaga kalau tempat duduk kurang)


3. Penonton Pacaran

Terserah mau dengan lain jenis ataupun sejenis(Maho). Bagi mereka yang berusia remaja, nonton bioskop adalah alasan ampuh untuk pergi dari rumah. Biasanya Penonton tipe ini suka memilih bangku yang di pojokan atau yang paling atas, begitu lampu dimatikan dan pelem dimulai, mereka mulai beraksi juga. Bukan masalah pula, mau kelas atas atau kelas kambing, kelas AC atau kelas kipas angin. Yang penting sama-sama gelap untuk bisa kencan, Pelem yang ditonton juga terkadang tak penting ceritanya. Taglinenya: film main, penonton main.


4. Penonton Pembajak

Tipe ini termasuk yang muncul belakangan seiring maraknya pelem bajakan. Teknologi baru melahirkan tipe penonton jenis ini. Dengan seperangkat kamera video mini, penonton pembajak merekam film dari awal sampai akhir. Maka tak heran, jika anda membeli VCD atau DVD bajakan berkualitas buruk, acapkali gambarnya goyang dan terdengar suara penonton ataupun bayangan tubuh penonton yang sedang melintas. Tentu saja tidak untuk ditiru, secara harga karcis bioskop jaringan 21 sudah terjangkau, paling murah kira-kira seharga dua mangkok mie ayam deh!


5. Penonton Spoiler

”Nanti habis ini jagoannya ditembak, eh malah kena temannya”.

"Setelah cewek ini lewat, setannya nongol di belakang kaca itu.."

Kalimat-kalimat kek gini tentu saja sangat mengganggu kenikmatan saat menonton film. Maklumlah, umumnya penonton datang ke bioskop untuk mengetahui jalan cerita film secara utuh. Karena endingnya sudah diketahui oleh penonton tipe ini, maka dia gak nahan buat nyerocos cerita soal endingnya ke penonton sebelahnya. Biasanya penonton spoiler ini mereka yang sudah nonton film sebelumnya ampe hafal dari awal ampe akhir ceritanya.


6. Penonton Kritikus Film

Kritikus film atau kritikus bukan ini-atau itu atau wartawan film terserah. Merekalah yang biasanya sibuk sendiri saat film diputar. Dengan bantuan penerangan dari ponsel mereka mencatat bagian-bagian yang dianggap penting dari film yang mereka tonton. Namun kini peran ponsel itu sudah tergantikan dengan perangkat gadget yang lebih canggih, entah PDA, communicator atau blackberry. Jadi setelah mereka mencatat hal-hal yang penting langsung dimuat di forum, surat kabar atau blog pribadi.


7. Penonton Ponsel

Penggunaan ponsel marak sejak satu dekade silam, tepatnya akhir 1990-an. Ketika masih jarang pemiliknya, wajar saja jika dia bersikap pamer dengan bicara keras-keras saat menjawab telepon, tapi hari gini?

"YA! YA! BOLEH LAH YOU KONTAK I NANTI, I LAGI NONTON DULU YA!"

(pengen rasanya ngambil sendal nimpukin orang yang norak teriak-teriak di bioskop kaya gini)

Sekalipun saat nonton di bioskop. Ternyata, perilaku kampungan ini masih juga belum hilang sama sekali. Sekalipun sudah dibuatkan himbauan larangan penggunaan ponsel saat film diputar, masih banyak nyengir kuda aja plus cuek bebek teleponan disaat pelem lagi berlangsung.(kadang yang diomongin di telepon gak penting)


8. Penonton Tidur

Tipe penonton ini terbagi lagi atas ada dua macam. Pertama, sang penonton yang sudah kelelahan entah abis ngapain tapi maksa nonton hingga jatuh terlelap plus ngorok. Kedua, film yang ditonton bikin boring(bosan) hingga lebih baik tidur daripada maksa mata buat melotot nonton. Atau kata lainnya film itu dibuat khusus untuk mereka yang sulit tidur atau insomnia.

Ada juga yang film belum dimulai dan masih terdengar nada lagu tunggu pemutaran, sudah tidur.


9. Penonton Telmi

”Kok jagoannya mati? Kemana musuhnya tadi?” Jika pertanyaan macam ini datang dari penonton sebelah kita ini namanya malapetaka. Masih mending jika dia yang membayari karcis untuk nonton filmnya. Kata telmi alias telat mikir, bisa juga dari bahasa Inggris tell me, atau ceritain lagi dong. Tentu saja sungguh bikin repot dan mengurangi kenikmatan nonton.(Mening kalo ketemu yang kayak gini, lo kasih minum gibolan(obat yang meningkatkan daya pikir) dulu sebelon nonton)


10. Penonton Perfeksionis

Konon penonton macam ini sungguh mengerti seluk-beluk film. Ciri-cirinya: selalu memelototi layar yang ada di depan matanya. Dia akan protes jika gambarnya tidak fokus, teks terjemahan yang kurang pas atau goyang-goyang, apalagi jika film yang putus di tengah jalan(Maaf kesalahan teknis, bla..bla..bla). Nah, jika ada yang teriak-teriak saat terjadi kondisi yang disebut belakangan boleh juga termasuk penonton perfeksionis.

Biasanya penonton Perfeksionis ini akan memilih duduk di bagian depan karena bisa melototin semuanya dengan jelas dan dengan ejaan yang benar serta disempurnakan.(Guru bahasa kali yeh???)


11. Penonton Tegang

Penonton macem ini biasanya ini menonton dengan penuh antusias, sekalipun pelemnya itu komedi, dia akan bersikap serius dan tegang. Pengakuan penonton tipe ini, pada saat dia nonton serasa masuk ke dalam dunia pelem itu sendiri dan berperan seperti aktor atau aktris tersebut dan juga merasakan bagaimana rasanya pada saat sang aktor atau aktris kena tembak. Hati-hati juga buat yang nonton disebelah penonton tipe ini, karena tegangnya dia bisa kesurupan dan memegang erat-erat atau meninju penonton disebelahnya itu.



Nah setelah nyimak tipe-tipe diatas ini, termasuk tipe penonton bioskop kek gimana sih lo?

Nyebelin atau nyenengin yeh?



Sabtu, 02 Mei 2009

Ngalor Ngidur Aja

Sekarang waktu yang ditunjukan jam yang nemplok di dinding gue 01.14 pagi.

Beberapa jam sebelumnya, aktivitas gue selaen napas adalah nonton dvd yang berada di rak tercinta(lihat posting gue sebelumnya mengenai "Rak Koleksi DVD Buluk Gue")
Sempet ngantuk dan melek lagi ketika ada sms dari seseorang masuk kemudian ngantuk lagi..(sempet kepikiran mau ambil batang korek api buat ngeganjel ni mata tapi ga jadi)
Setelah sempet ngucapin gud nite n mornin sama "SeseorangYangMembuatkuJatuhHati",
gue dengan sukses ngupil pake jari telunjuk(ga penting amat y).
Setelah itu gue cek n ricek Muka Buku(Face book), barangkali ada yang ngirimin apa gitu tapi ternyata nihil(nasib manusia kurang terkenal mungkin gini kali ya).

Fcuk!(kata-kata umpatan gaul)
(bisa juga dibaca Fucuk=Bahasa khek Kembang tahu, huaauahau)

Anyway, pas gue lagi ngebrowse di youtube, gue nemuin video yang cukup lucu dan udah ditonton 97 juta orang dunia nih..
Cek n Ricek thiz out deh...

Charlie bit my finger again!
http://www.youtube.com/watch?v=_OBlgSz8sSM

Adiknya emang lucu, bulet kaya semangka kepalanya, huahahaha...
Hmm..
It's time for bed..
Ngalor Ngidur-nya laen kali gue sambung deh...

Jumat, 01 Mei 2009

Angels Demons

Baru kemaren ini gue ngedit n nonton buat subtitle pelem "Angels Demons"ini buat release ntar tanggal 15 mei, sekalian juga ngelarin tulisan artikel gue di kolom dharma on screen nya Dspmagz edisi mei.



Menurut gue pribadi, pelem yang atu ini kurang kriuk-kriuk(greget) dibandingkan film prekuel "The Da Vinci Code"(mungkin karena ga ada yg makan chitato atau kacang pilus di pelem ini, huahaha...)
Sedikit ulasan tentang film ini dari gue...




Di dalam fim ini kita akan menyaksikan bagaimana Prof. Robert Langdon(Tom hanks) akan kembali memecahkan sebuah misteri yang terjadi di Vatikan.(padahal udah cape dibuli-buli sama oppus dei di "The Da Vinci Code")

Film ini bermula dengan adanya upacara penghormatan atas meninggalnya paus yang terdahulu dan pihak Vatikan dan khalayak umum akan menunggu munculnya Paus baru yang akan menggantikannya. Di masa penantian itu tiba-tiba muncul ke permukaan bahwa adanya organisasi kuno yang sangat kuat yang dikenal sebagai kelompok “Illuminati” berusaha mengacaukan Gereja Katolik di Roma. Organisasi ini memang terkenal sering mengacaukan berbagai aliran kuat di berbagai belahan dunia. Sementara itu, di Itali terdapat sebuah lembaga riset yang sedang meneliti sebuah energi alternatif masa depan yang disebut “Antimateri”. Mereka berhasil menemukan energi luar biasa tersebut, namun pada saat itu pula terjadi pembunuhan seorang ilmuwan senior di lab rahasia dan energi tersebut dicuri dan jatuh ke tangan pihak lain yang tak bertanggung jawab. Disinyalir dari para penemu bahwa energi tersebut dapat menimbulkan suatu efek negatif yaitu menjadi sebuah senjata pemusnah massal berupa bom waktu. Hal ini tersiar sampai ke Vatikan dan membuat pihak Garda Swiss menjadi panik dan berusaha melindungi Vatikan dari ancaman besar yang akan terjadi.


Eng ing eng...

Prof. Robert Langdon dan seorang ilmuwan perempuan bernama Vittoria Vetra (Ayelet zurer, cantik lho yang maen) yang ikut serta sebagai anggota riset “Antimateri” dimintai bantuannya oleh pihak Vatikan melalui Garda Swiss untuk memecahkan misteri demi misteri, sebuah rencana rahasia yang saling berkaitan dan berhubungan dengan hilangnya “Antimateri” serta rencana gangguan yang diciptakan dari pada organisasi “Illuminati” tersebut.(panjangg ga tuh?!) Langdon dan Vetra saling bekerjasama menelusuri kapel-kapel dan berusaha memecahkan misteri simbol-simbol kuno Vatikan yang berusia kurang lebih 400 tahun yang menjadi kunci untuk menyelamatkan Kapel-kapel di Vatikan dari kehancuran.

Bagaimana bentuk teror yang diciptakan oleh pihak “Illuminati” dan apa hubungannya dengan Bom waktu yang hilang serta pelantikan Paus yang baru?

Penasaran n mau tahu? Spoiler ga ya..hmm...Lu tonton aja di bioskop pas tanggal 15 mei, hehehe...


Tagline dari Pelem ini:

"The Holiest event of our time. Perfect for their return."


Nb:
Bomnya dahsyat juga pas meleduknya, untung gue ga disono, wakwakwawka....

Rabu, 29 April 2009

Rak Koleksi DVD Buluk Gue

Akhirnya setelah gue pikir-pikir gak ada salahnya gue nampilin Rak tempat bernaungnya koleksi Dipidi-Dipidi buajakan baik yang buluk dan kaga buluk gue.
Orang aja bisa narsis, kalo ini bisa dibilang dipidi-dipidi narsis, heuehuehue...

Pada rak bagian atas ini, terdapat koleksi dipidi buajakan yang notabene pilem-pilem hollywood papan atas (papan pen
ggilesan dipake emak gue, gak nyambung ya gan?gpp de)



















Pada bagian Rak kedua ini, isinya Pilem-pilem Asia dan campuran yang CukupMenghiburDiSaatSedangTakAdaKerjaan, Ada juga Dipidi Mv dan Karaoke yang Nyasar...

















Nah kalo yang ini Rak-rak koleksi Dipidi gue berdasarkan kategori jenis pilem, dari pilem Serial, Gebok-gebokan, Jitak-menjitak, Cinta-cintaan, Balap-balapan, Setan-menyetan juga ada lho...

Nah, inilah koleksi Dipidi gue yang nemenin gue ngabisin waktu kalo lagi nyantai n mumet ama segala aktipitas yang gue lakukan sehari-hari (kalo bernapas gue masih sering lakukan dan ga bosen-bosen seh, heueheu)...

Senin, 27 April 2009

Sebuah Renungan Dari Andi F Noya


Hmm...Ini ada sebuah renungan tentang hidup yang setelah gue baca ternyata punya arti dan makna yang cukup mendalam. Salut buat yang menulis ini...

Kaca Spion by Andi F Noya

Sejak bekerja saya tidak pernah lagi berkunjung ke Perpustakaan Soemantri Brodjonegoro di Jalan Rasuna Said, Jakarta .

Tapi, suatu hari ada kerinduan dan dorongan yang luar biasa untuk ke sana .

Bukan untuk baca buku, melainkan makan gado-gado di luar pagar perpustakaan.
Gado-gado yang dulu selalu membuat saya ngiler.

Namun baru dua tiga suap, saya merasa gado-gado yang masuk ke mulut jauh dari bayangan masa lalu.

Bumbu kacang yang dulu ingin saya jilat sampai piringnya mengkilap, kini rasanya amburadul.

Padahal ini gado-gado yang saya makan dulu. Kain penutup hitamnya sama.

Penjualnya juga masih sama. Tapi mengapa rasanya jauh berbeda?
Malamnya, soal gado-gado itu saya ceritakan kepada istri.

Bukan soal rasanya yang mengecewakan, tetapi ada hal lain yang membuat saya gundah.

Sewaktu kuliah, hampir setiap siang, sebelum ke kampus saya selalu mampir ke perpustakaan Soemantri Brodjonegoro.

Ini tempat favorit saya.

Selain karena harus menyalin bahan-bahan pelajaran dari buku-buku wajib yang tidak mampu saya beli, berada di antara ratusan buku membuat saya merasa begitu bahagia.

Biasanya satu sampai dua jam saya di sana .

Jika masih ada waktu, saya melahap buku-buku yang saya minati.

Bau harum buku, terutama buku baru, sungguh membuat pikiran terang dan hati riang.
Sebelum meninggalkan perpustakaan, biasanya saya singgah di gerobak gado-gado di sudut jalan, di luar pagar.

Kain penutupnya khas, warna hitam. Menurut saya, waktu itu, inilah gado-gado paling enak seantero
Jakarta . Harganya Rp 500 sepiring sudah termasuk lontong.

Makan sepiring tidak akan pernah puas. Kalau ada uang lebih, saya pasti nambah satu piring lagi.

Tahun berganti tahun. Drop out dari kuliah, saya bekerja di Majalah TEMPO sebagai reporter buku Apa dan Siapa Orang Indonesia .

Kemudian pindah menjadi reporter di Harian Bisnis Indonesia.

Setelah itu menjadi redaktur di Majalah MATRA.

Karir saya terus meningkat hingga menjadi pemimpin redaksi di Harian Media Indonesia dan Metro TV.
Sampai suatu hari, kerinduan itu datang.

Saya rindu makan gado-gado di sudut jalan itu.

Tetapi ketika rasa gado-gado berubah drastis, saya menjadi gundah.

Kegundahan yang aneh. Kepada istri saya utarakan kegundahan tersebut.

Saya risau saya sudah berubah dan tidak lagi menjadi diri saya sendiri.

Padahal sejak kecil saya berjanji jika suatu hari kelak saya punya penghasilan yang cukup, punya mobil sendiri, dan
punya rumah sendiri, saya tidak ingin berubah.

Saya tidak ingin menjadi sombong karenanya.
Hal itu berkaitan dengan pengalaman masa kecil saya di Surabaya .

Sejak kecil saya benci orang kaya. Ada kejadian yang sangat membekas dan menjadi trauma masa kecil saya.

Waktu itu umur saya sembilan tahun.

Saya bersama seorang teman berboncengan sepeda hendak bermain bola.

Sepeda milik teman yang saya kemudikan menyerempet sebuah mobil. Kaca spion mobil itu patah.
Begitu takutnya, bak kesetanan saya berlari pulang.

Jarak 10 kilometer saya tempuh tanpa berhenti.

Hampir pingsan rasanya. Sesampai di rumah saya langsung bersembunyi di bawah kolong tempat tidur.

Upaya yang sebenarnya sia-sia. Sebab waktu itu kami hanya tinggal di sebuah garasi mobil, di Jalan Prapanca.

Garasi mobil itu oleh pemiliknya disulap menjadi kamar untuk disewakan kepada kami. D

engan ukuran kamar yang cuma enam kali empat meter, tidak akan sulit menemukan saya. Apalagi tempat tidur di mana saya bersembunyi adalah satu-satunya tempat tidur di ruangan itu.

Tak lama kemudian, saya mendengar keributan di luar.
Rupanya sang pemilik mobil datang.

Dengan suara keras dia marah-marah dan mengancam ibu saya.

Intinya dia meminta ganti rugi atas kerusakan mobilnya.
Pria itu, yang cuma saya kenali dari suaranya yang keras dan tidak bersahabat, akhirnya pergi setelah ibu berjanji akan mengganti kaca spion mobilnya.

Saya ingat harga kaca spion itu Rp 2.000. Tapi uang senilai itu, pada tahun 1970, sangat besar.

Terutama bagi ibu yang mengandalkan penghasilan dari menjahit baju.

Sebagai gambaran, ongkos menjahit baju waktu itu Rp 1.000 per potong. Satu baju memakan waktu dua minggu.

Dalam sebulan, order jahitan tidak menentu. Kadang sebulan ada tiga, tapi lebih sering cuma satu. D

engan penghasilan dari menjahit itulah kami - ibu, dua kakak, dan saya - harus bisa bertahan hidup sebulan.
Setiap bulan ibu harus mengangsur ganti rugi kaca spion tersebut.

Setiap akhir bulan sang pemilik mobil, atau utusannya, datang untuk mengambil uang.

Begitu berbulan-bulan. Saya lupa berapa lama ibu harus menyisihkan uang untuk itu.

Tetapi rasanya tidak ada habis-habisnya. Setiap akhir bulan, saat orang itu datang untuk mengambil uang, saya selalu ketakutan.

Di mata saya dia begitu jahat. Bukankah dia kaya? Apalah artinya kaca spion mobil baginya?

Tidakah dia berbelas kasihan melihat kondisi ibu dan kami yang hanya menumpang di sebuah garasi?

Saya tidak habis mengerti betapa teganya dia. Apalagi jika melihat wajah ibu juga gelisah menjelang saat-saat pembayaran tiba.

Saya benci pemilik mobil itu. Saya benci orang-orang yang naik mobil mahal.

Saya benci orang kaya.
Untuk menyalurkan kebencian itu, sering saya mengempeskan ban mobil-mobil mewah.

Bahkan anak-anak orang kaya menjadi sasaran saya.
Jika musim layangan, saya main ke kompleks perumahan orang-orang kaya.
Saya menawarkan jasa menjadi tukang gulung benang gelasan ketika mereka adu layangan.

Pada saat mereka sedang asyik, diam-diam benangnya saya putus dan gulungan benang gelasannya saya bawa lari.

Begitu berkali-kali. Setiap berhasil melakukannya, saya puas. Ada dendam yang terbalaskan.
Sampai remaja perasaan itu masih ada. Saya muak melihat orang-orang kaya di dalam mobil mewah.

Saya merasa semua orang yang naik mobil mahal jahat. Mereka orang-orang yang tidak punya belas kasihan.

Mereka tidak punya hati nurani.
Nah, ketika sudah bekerja dan rindu pada gado-gado yang dulu semasa kuliah begitu lezat,

saya dihadapkan pada kenyataan rasa gado-gado itu tidak enak di lidah.

Saya gundah. Jangan-jangan sayalah yang sudah berubah. Hal yang sangat saya takuti.

Kegundahan itu saya utarakan kepada istri. Dia hanya tertawa. ''Andy Noya, kamu tidak usah merasa bersalah.

Kalau gado-gado langgananmu dulu tidak lagi nikmat, itu karena sekarang kamu sudah pernah merasakan berbagai jenis makanan. D

ulu mungkin kamu hanya bisa makan gado-gado di pinggir jalan.

Sekarang, apalagi sebagai wartawan, kamu punya kesempatan mencoba makanan yang enak-enak.

Citarasamu sudah meningkat,'' ujarnya. Ketika dia melihat saya tetap gundah, istri saya mencoba meyakinkan,

"Kamu berhak untuk itu. Sebab kamu sudah bekerja keras."
Tidak mudah untuk untuk menghilangkan perasaan bersalah itu.

Sama sulitnya dengan meyakinkan diri saya waktu itu bahwa tidak semua orang kaya itu jahat.

Dengan karir yang terus meningkat dan gaji yang saya terima, ada ketakutan saya akan berubah.

Saya takut perasaan saya tidak lagi sensitif. Itulah kegundahan hati saya setelah makan gado-gado yang berubah rasa.

Saya takut bukan rasa gado-gado yang berubah, tetapi sayalah yang berubah. Berubah menjadi sombong.
Ketakutan itu memang sangat kuat. Saya tidak ingin menjadi tidak sensitif.

Saya tidak ingin menjadi seperti pemilik mobil yang kaca spionnya saya tabrak.
Kesadaran semacam itu selalu saya tanamkan dalam hati. Walau dalam
kehidupan sehari-hari sering menghadapi ujian. Salah satunya ketika mobil saya ditabrak sepeda motor dari belakang.

Penumpang dan orang yang dibonceng terjerembab.

Pada siang terik, ketika jalanan macet, ditabrak dari belakang, sungguh ujian yang berat untuk tidak marah.

Rasanya ingin melompat dan mendamprat pemilik motor yang menabrak saya.

Namun, saya terkejut ketika menyadari yang dibonceng adalah seorang ibu tua dengan kebaya lusuh.

Pengemudi motor adalah anaknya. Mereka berdua pucat pasi.
Selain karena terjatuh, tentu karena melihat mobil saya penyok.
Hanya dalam sekian detik bayangan masa kecil saya melintas.

Wajah pucat itu serupa dengan wajah saya ketika menabrak kaca spion.

Wajah yang merefleksikan ketakutan akan akibat yang harus mereka tanggung.

Sang ibu, yang lecet-lecet di lutut dan sikunya, berkali-kali meminta maaf atas keteledoran anaknya.

Dengan mengabaikan lukanya, dia berusaha meluluhkan hati saya. Setidaknya agar saya tidak menuntut ganti rugi.
Sementara sang anak terpaku membisu. Pucat pasi. Hati yang panas segera luluh.

Saya tidak ingin mengulang apa yang pernah terjadi pada saya.
Saya tidak boleh membiarkan benih kebencian lahir siang itu.

Apalah artinya mobil yang penyok berbanding beban yang harus mereka pikul.
Maka saya bersyukur. Bersyukur pernah berada di posisi mereka.

Dengan begitu saya bisa merasakan apa yang mereka rasakan.

Setidaknya siang itu saya tidak ingin lahir sebuah benih kebencian.

Kebencian seperti yang pernah saya rasakan dulu. Kebencian yang lahir dari pengalaman hidup yang pahit.


Well...menurut opini gue pribadi, kehidupan itu terus berputar bagai roda tiada kendali, gak selalu kita berada di bawah dan gak selalu juga kita berada di atas. Renungkan dan Syukurilah apa yang terjadi dalam hidup ini.



Jumat, 24 April 2009

Postingan poster Ngaskus doeloe

Wakakakaka...
Pengen ngakak gw liat postingan lama poster bikinan gw di kaskus yang atu ini...

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1413855

Cek it out..komen-komenny, huahahaa...

Kamis, 23 April 2009

Pertanyaan TerGokil Ala Gue

Eng ing eng...saatnya pertanyaan Gokil ala gue,
jawabannya BisaBenerBisaEnggaSukaSukaGue...

Are U ready...Here We Go!

Tanya: Kenapa kalo ngupil pake jari telunjuk bukan jari yang laen?
Jawab: Karena jari telunjuk gue pas ama gedenya lobang idung gue untuk ngupil,
kalo pake jari tengah kegedean, kalo jari kelingking kekecilan. jadi yang pas n afdol aj.

Tanya: Kenapa karakter Doraemon gendut?
Jawab: Kalo Doraemon begenk, kaga laku Dorayaki.
Dibikin gendut supaya kaga kesaru ama kucing tetangga nobita.

Tanya: Kenapa Cowok punya puting dan fungsinya buat ape?
Jawab: Cowok punya puting supaya kaga ngiri n protes ama Cewek,
trus biar gampang buat ganti kelamin. Fungsinya buat aksesoris kalo telanjang dada..hehe

Tanya: Kenapa Batman pake topeng, Superman kaga?
Jawab: Batman pake topeng buat nutupin mukanya yang ganteng
biar ga dikenalin ama cewek2 yang dikencaniny.
Superman kaga pake topeng karena males bikin topeng.

Tanya: Kenapa Robin selalu nemenin Batman?
Jawab: Karena Robin jatuh cinta ama Batman,
buktinya sama-sama pake sayap bareng walau tak bisa terbang

Tanya: Kenapa orang gila suka telanjang n nyanyi-nyanyi sendiri?
Jawab: Telanjang karena bajunya dirampok ama orang gila laen,
Nyanyi-nyanyi sendiri karena kaga ada yang mau dengerin dia nyanyi
trus punya motto "Pok ame-ame, Gak ada gue, Gak rame!"

Tanya: Kenapa kecoak warnanya item trus kadang bikin jijik?
Jawab: Warnanya item supaya kaga keliatan gendut badannya.
Kalo warnanya gradasi atau bunglon, pasti bukan kecoak
Bikin jijik karena bisa nemplok n mejret pas keinjek sendal jepit.

Tanya: Apa persamaanya Atlit Sepak Bola dengan Atlit Bola Basket?
Jawab: Keduanya sama-sama bau badan dan dibegoin ama bola waktu latihan dan pertandingan.
Keduanya sama-sama ngejer bola buat dimasupin supaya menang.

Tanya: Kenapa ayam berkokok di pagi hari dan matanya merem?
Jawab: Kalo berkokok di siank,sore atau malam hari pasti jadi ayam gorenk atau ayam bakar.
Di saat berkokok matanya merem karena menghayati kokok-nya
atau ngantuk karena malemnya bergadank bikin anak ayam.

Tanya: Kenapa Lampu di dada Ultraman kedap kedip trus dia terbang?
Jawab: Berhubung dah teken kontrak sama batere energizer sebagai uji coba ketahanan batere charge, makanya dia harus terbang balik ke pabrik buat charge lagi dan nyoba batere laennya.

Tanya: Kok Monyet bisa niru manusia, Manusia gak niru Monyet?
Jawab: Karena Monyet gak takut dikutuk jadi Manusia karena niru manusia,
Sedangkan Manusia gak mau dikutuk jadi Monyet gara-gara niru Monyet.

Partner in Kuliner

Sebagai panda jantan yang beradab dan kadangrakuskadangtidak, gue sering tak bisa mengontrol hawa nafsu makan dikala laper yang berkepanjangan. Oleh karena itu, gue membutuhkan partner yang sepadan dan menekuni hobi yang sama kek gue yaitu MakanBanyakYangPentingEnakDanKadangMurahKadangMahal(panjang buanget kaya kereta api yang lupa masuk gerbong)
Setelah melakukan seleksi dengan lomba ketangguhan makan indomie rebus, maka terpilihlah 2 mahluk ini...




















Keterangan:
"Mr Leo aka daun"
Jangan tertipu dengan penampilan mahluk yang atu ini
Manusia kayak kecoak cekhing hidup ini
Mampu makan sebanyak-banyaknya di saat laper berat
dan tertidur di saat ngantuk berat(apa hubnya?)

"Mr Erik aka cumi"
Dengan ciri khas muka unik dan langka ini
manusia ini suka menghilangkan kejenuhan dengan makan semaruk mungkin
bagai cumi-cumi yang bertentakel
dia mampu menghabiskan semua jenis makanan

Tempat lokasi pembantaian massal ini di Yuraku kelapa gading. Dapat terlihat banyaknya piring dan mangkuk yang kandas isinya akibat kekejaman dan kebringasan dua mahluk hidup ini(yang atu lagi ga keliatan karena lagi motoin, itu gue).

Our motto:
"Hidup ada karena kita makan, makanya makan kalo mau hidup"
"Mau semangat makan anda lebih berarti, buas dan bersemangat?"
Hubungi kami..hohohoho...

Nb: Foto di atas dipublikasikan di blog ini dengan unsur kesengajaan dan tanpa sepengetahuan mahluk yang bersangkutan

Rabu, 22 April 2009

Hunting DVD

Kalo ngomongin soal DVD(bacanya dipidi), Gue mungkin salah satu diantara sekian ribuan manusia di indonesia yang juga hobi nonton n hunting Dipidi. Ada beberapa kategori tipe manusia yang termasuk sebagai "hunting-ers"(istilah gue buat para pemburu DVD). Kek apa aja yah jenis-jenisnya(ya kaya plora n pauna aje ada jenis-jenisnya gitu)
Nih gue jabarin atu per-atu, tapi ini kategori ala gue aj...


1. Tipe Hunting-ers Dipidi yang SPA (Sejati dan Penuh Arti)
Tipe manusia ini kaga bakal lu jumpain di pusat-pusat DVD bajakan(Glodok, Mangga dua, jembatan lima, dsb). Biasanya Hunting-ers ini sukanya ke pusat-pusat Pembelanjaan yang jual DVD berkualitas ORIGINAL dan BOXSET, bahkan mereka memperhatikan pula Region dan Special Features yang terdapat dalam DVD Ori tersebut dan ga segan-segan nanya atau komplain sama penjualnya. Bagi mereka DVD yang mereka beli tersebut harus berkualitas dan memberikan arti yang dalam pada saat ditonton. Misalnya saja Dipidi Box Office seperti "Lord Of The Rings Trilogy" "Matrix Trilogy" "Star Wars Collections", dll...
Pokoknya buat mereka, "Say no tu DVD ecek ecek"

2. Tipe Hunting-ers Dipidi yang BTNT (Beli Terus Nonton Terus)
Tipe manusia yang satu ini, bakal sering setor muka di pusat-pusat DVD dijual. Hunting-ers tipe ini sangat suka membeli DVD, soal kualitas kadang diabaikan dan sangat tergantung pada kesiapan dana yang dimiliki. Biasanya sih, karena terlalu sering hunting, bajakan lebih sering diembat. Terkadang sering ditipu penjual karena hasrat ingin nonton terus yang menggebu-gebu bak gempa bumi heueheu...
"Mas, ini yang lagi maen di bioskop kan? dah bagus lum gambarnya? Yang ini..dan yang itu..."
"Wah itu dah oke banget mas semua, kualitas ori" (cuap-cuap tifuan kamfret sambil nyegir kuda)
"Ok deh, saya ambil semua ini."(Muka ceria plus oon n mupenk kebelet nonton)
Dan biasanya juga, tipe hunting-ers yang jenis ini lebih memilih nonton Dipidi di rumah dibanding nonton di bioskop lho.

3. Tipe Hunting-ers Dipidi yang BTNK (Beli Terus Nonton Kaga)
Kalo tipe manusia yang ini, hampir sama dengan tipe BTNT diatas, sama-sama suka setor muka di pusat pembelanjaan DVD. Tetapi cenderung menanyakan Kualitas pelem meskipun itu bajakan (Kadang-kadang beli ORIGINAL juga tapi kalo lagi ada sale atau diskon tertentu). Suka ga tahan hasrat beli kalo liat Dipidi2 yang dipajank di toko pada saat kebetulan lewat atau sengaja ke toko itu padahal belum tentu ada waktu untuk nonton di rumah.(Numpukin koleksi Dipidi yang keren-keren ampe segunung cuman buat pajangan karena seringnya hangout atau sibuk ama kerjaan)
Biasanya ngeboronk DVD atau beli atu-atu, dengan mottonya "Yang penting punya, nonton belakangan"

4. Tipe Hunting-ers Dipidi yang BKMI (Beli Kaga Minjem Iya)
Wah kalo tipe manusia hunting-ers yang model ini sering menjadi teman atau partner dari ketiga tipe hunting-ers diatas. Bisa sohib deket, pacar atau pasangan hidup. Biasanya suka menanyakan pada tiga manusia tipe diatas kalau-kalau ada Dipidi yang terbaru dan kualitas Ori untuk dipinjam, selain itu hunting-ers jenis ini jarank sekali nongol di pusat-pusat pembelanjaan DVD dan seringnya browsing atau googling untuk mencari tahu pelem-pelem yang bagus.
"Tuuut....tuuuut...tuuut...Halo?"
"Alo sob, gue kemaren liat di net ada Dipidi bla..bla..bla...lu punya n beli gak semua itu?"(dengan nada membujuk dan memelas seperti orang nahan boker seminggu)
"Wah..gue cek dulu ntar..kayanya sih ada beli pas kemaren-maren di glodok dan mangdu"(sengaja ragu-ragu karena udah tau the maksud dan modus operandi dari si penelepon)
"Okay sob, nanti gue mampir ke tempat lu yah minjem semua itu, bisa kan?"(agak Maksa mode on supaya si penerima telepon serius nyariin dipidi yang mau dipinjemny)
"Ya udah de sob, dateng aj"(merasa ga enak karena sohib deket banget yang sering berbagi permen dan coklat (lho? kek maho? wkawkawka)
Oh ya, Kalo tipe hunting-ers ini cewek atau pacarnya, biasanya langsung berhasil untuk dipinjem Dipidi yang dibutuhkan lho.(Survey berdasarkan dalamnya rayuan n cinta, hauahuaua)

5. Tipe Hunting-ers Dipidi yang BKKKDNP (Beli Kaga Karena Kaga Demen Nonton Pelem)
Kalo tipe manusia yang ini, gue ga bisa komen deh. Jelas-jelas kaga demen nonton pelem, jadi gak mungkin beli n jangan heran kalo muncul pertanyaan darinya kek gini...
"Dipidi itu apaan ya? Sejenis makanan sob?"
"Pelem emangnya apaan sih? Gue biasanya cuman denger cuap-cuap orang ngomong (radio).."
Absolutely, gak bisa komen gue...
Mungkin sebaiknya kalo ketemu yang tipe ini, lu sodorin bokep langsung biar matanya kebuka lebar bak ikan mas koki keabisan aer..

(Tambahan, thx to miss din2^^)
6. Tipe Hunting-ers Dipidi yang PLBA (Pinjem Lalu Bajak Ah)
Tipe hunting-ers ini seringnya muncul di rumah-rumah teman dan tempat rental Video(VideoEzy, Ultra disc, dsb). Memilih Dipidi yang benar-benar disukainya lalu dipinjam dan dibajak di rumah dengan CD/DVD Writer baik yang hak milik maupun bukan hak miliknya(Nebeng sohib atau di kantor). Tujuannya untuk dikoleksi dan ditonton kalo sedang senggang dan tidak ada kerjaan alias nganggur kuadrat hehehe...


So, tipe Hunting-ers Dipidi yang manakah elo? Huahahaha....

Senin, 20 April 2009

Pelem buat Yang lagi Stress ama Hidup ala Gue

Buat semuanya yang lagi stress, depresi n sejenisnya dan butuh ngeliat yang gila-gilaan, gue saranin untuk ngeliat 2 pelemnya si jason statham ini deh...

Menurut gue sih, ni pelem gokil dan penuh aksi gila-gilaan. Memacu Adrenalin sampai tingkat yang paling maksimum memang dibutuhkan kalo lagi stress kali yakk, Huahahaaa..(Gue seh lom pernah nyoba loh^^)

Tapi ni pelem ga gue rekomen buat yang masih di bawah umur, adengan seks vulgarnya (Di jalanan umum sama arena pacuan kuda, gokil ga tuh!) Adengan baku tembak yang brutal (Darah ngocor kemane-mane plus usus terburai-burai, eneg?)
dan yang paling gila-gilaan, Nyetrumin diri pake aki mobil sama GARDU LISTRIK TEGANGAN TINGGI! (Don't try this at all se depresi apapun elu dalam hidup, bukan lu oon tapi demen dibegoin pelem hauahauhau (Ya ya ya kamfret, termasuk gue dunk T_T))

Worthed or Not ini pelem, tergantung mood lu lagi apa deh...
Lu stress ama keadaan lu sekarang, gue anjurin nonton ni pelem
Lu happy ama keadaan lu sekarang, gue anjurin nonton pelem laen
Wakakakakaka....

Minggu, 19 April 2009

Pertama Kali Gue Punya Motor

Pertama kali gue punya motor, hmm...
coba gue ngubek-ngubek isi otak gue buat inget masa-masa itu...
Mulai inget...
Setelah melewati masa SMU kelas 1 dan 2 serius berjalan kaki dengan berpanas-panas ria dan bersiul ringan, akhirnya bonyok iba dan menyanggupkan gue untuk punya motor. Walaupun motor seken tapi gue cukup senang jungkir balik lompat galah waktu ngedapetinnya Hohohoho...

Hari pertama dateng, mata gue berbinar-binar ngeliat motor masih kinclong nangkring di rumah gue (Tapi sayang gue ga sempet moto-moto karena jaman itu gue kaga punya kamera bagus atau jelek kaya apapun)

Nih gambar tipe motor pertama gue yang dibeliin bonyok (Ya, gue emank googling buat nyari gambarnya, ane zuzur karena suka makan kue zuzur (lho, apa hubunganny yeh?)) cuman warnanya ijo upil bukan item kecoak gini seh..huahahuahua...




Hari kedua, tuh motor dengan busung dada bangga gue bawa ke sekolahan. Sohib-sohib gue ga merhatiin, trus sengaja gue nongkrong di parkiran tapi mereka tetep ga nyadar. Ampe akhirnya gue ambil batu kerikil trus gue timpukin ke motor gue sambil pura-pura "wah sapa yang nimpukin motor gue? awas yeh" Haha...(Kaga gini kejadianny, cuman rekayasa gue)^^
Sohib-sohib gue akhirnya bisa menerima kalau gue punya motor (Mengingat insiden memalukan yang dibikin gue sempet bikin aib n geger di sekolah beberapa waktu itu, males gue ceritain karena emang memalukan, buat sohib gue yang baca ini dan inget ---> shut up aj y)
Pokoknya hari itu serasa menyenangkan, gue pengen ngabisin waktu seharian bersama ni motor deh dan gue tetep rendah hati dan tidak sombong dengan tetep membonceng sohib sejati gue pulang ke rumahny Hohooho...

Hari ketiga dan hari-hari berlalu selanjutnya...
Banyak kenangan dengan nih motor gue rasain, dari nyoba kecepatan ampe gigi mentok di kemayoran (Untung kaga mogok!), Pergi bareng ama 2 temen gue yang naek Honda NSR trus ketinggalan (Woi, kaga ngejer kali!), Boncengin kaum cowok karena ku jomblo (Miris amat yeh, nasib! Eh pernah dink boncengin cewek juga, hehe!), Minjemin ke sohib gue terus dibikin standing (Woo kamfret, bikin ancur motor gue, jek! Not recomended buat pemula!), Jungkir balik di tingkungan sunter (Beneran nyungsep gue, orang dibawah motor diatas, bayanginnya sereem dah!), Stang bengkok Spion pecah...de el el kenangan yang lainnya deh...Hohohoho...

Tahun demi tahun berlalu, sampe akhirnya di motor berpindah kepemilikan dari gue ke adik gue, sempet dimodif tapi nasibnya semakin terpuruk dan akhirnya dijual...
Entah bagaimana nasibnya sekarang ini...
Selamat tinggal motor pertamaku,
semoga kau diterima di Sisi-Nya( SWT, motor ape manusia yeh?)

Sabtu, 18 April 2009

Kisah Lalu Gue Part 2

Kisah pun berlanjut....
Setelah perjuangan cinta gue gagal total bak kecoak mejret, gue bisa menerima semua itu dengan lapang dada. Banyak hal yang memang ga bisa dipaksakan kecuali makan obat waktu lu sakit dan ngeden waktu lu boker. Nah, kebetulan salah satu sohib gue ada yang punya kenalan di sekolah lain, "Ayo sob, ikut gue yuk nongkrong di sekolah *****"(Gue sensor karena kaga dikasih duit promosiin tuh sekolah). Dalam hati gue, "Iya juga yeh, napa gue kaga coba, sapa tau ada bidadari belajar terbang sekolah disono" sambil nyengir bak kuda nil abis sikat gigi, gue ikut sohib gue yang atu itu ke TKP tersebut. Singkat cerita, gue akhirnya kenalan dengan salah satu mahluk hidup yang berwujud cewek disana. Gue sempet jalan n ujung-ujungnya jadian ama doi. Ada beberapa hal seru yang gue gak bisa lupain seh ampe sekarank n ga kebayank kalo ngelakuinnya lagi tuh. Mungkin ini yang dibilang orang-orang "The Power Of Love", dimana lu ngelakuin segala hal demi cinta bahkan yang se-ekstrim sekalipun.
Yah kalo pengalaman gue ini seh gak sampe kayak
"U jump I jump"-nya pelem Titanic atau Minum-minuman beracun ala pelem-pelem hongkong jadul.
Gini ni pengalaman-pengalaman yang gue alamin..
Pernah gue ama doi, jalan kaki dari atu mal ke mal lainnya karena gue kaga punya kendaraan, mis dari TA ke CL (haree genee lu cobain deh kayak gitu, gue jamin betis lo keker trus ce lo bakal bilank "Kita putus aja deh yank, aku lom siap jadi atlit")
Pernah juga gue janjian ama doi pake bolos sekolah sgala ketemuan di Gramedia (Pikir2 ucup juga yeh, tapi mungkin begitulah anak baik-baik jadul pacaran), Gue ama doi ketemuan di lantai dua, lancar-lancar awalnya. Nah pas gue ama doi mau turun ke lantai satu, Jreng..Jreng...gue liat wakil kepsek gue lagi baca buku! Mana buku yang dia baca itu tebelnya kaya martabak manis ditiban dua pula. Alhasil, gue ama doi kaga bisa keluar dari tuh Toko buku dan sempet ngetem lama padahal gue mau pipis. (Mungkin ini karma yang berbuah langsung kali yeh...) So, kami berdua memutuskan, Gramedia di black list n bukan tempat temu kencan yang bagus.
Akhirnya setelah gue lulus dari SMU, berakhir pula hubungan gue dengan doi...sekejab memang tapi cukup penuh arti..

Nb: Pas gue dah putus ama doi, gue sempet kaga kepikiran untuk cari cewek buat pacaran lagi.

Kamis, 16 April 2009

Kisah Lalu Gue Part 1

Sebenernya hobi gue sedari dulu tu ngegambar sesuatu yang gue suka. Dari waktu gue SMP, sering ngegambar di buku catatan bagian paling belakang (Siapa tau suatu hari tuh buku catatan abis dan g nemuin "wah gambar cadaz gueee") he..he..he
Nah, berhubung sohib-sohib kupret gue waktu smp tau g demen gambar gitu, yah habislah gue waktu pelajaran seni rupa... "Oi yud, bikinin tugas gue ya..nanti gue bayarin" itu yang cowok. Kalo yang cewek "Yud, bikinin tugas gambar gue ya, mau kan? Ada upahnya deh" masang muka innocent gitu n senyum kaya bayi dikelitikin keteknya. Biasanya gue kaga bisa nolak mereka, apalagi yang cewek. Bukan karena gue berharap mereka naksir n fall in luv ama gue tapi cuman atu yang ada di otak gue "Asik, bisa main dingdong di GAMA lagi!" Otak gue emang waktu SMP ga jauh-jauh dari video game, padahal yang laen udah mikirin gimana cara ngodain n ngintip cewek! (eh rokny...eh bajuny..)
Hal kek gini bisa terjadi, mungkin karena gue bergaul dengan sohib-sohib yang berada di jalan yang benar atau cupu y? Beda2 tipis lagg...

Kembali ke toping eh topik, setelah dengan susah payah susah bener gue akhirnya lulus dari SMP dan naek ke SMU. Disini gue mulai ngerasain atmosfer yang cukup berbeda. Gue mulai tau becanda gila-gilaan ala SMU..( Masukin pot bunga beserta tanah-tanahnya ke dalam tas sekolah sohib yang cupu.."Eh kok tas gue berat amat, padahal ga gini berat waktu pergi sekolah..") Huauahauua..rasain dah gimana jadi kura-kura ninja rematik..
Hal laennya yang juga ga kalah gila, sohib gue ada yang demen ngebokep gitu, tapi pelampiasannya itu yang aneh. Gambar-gambar di buku bahasa inggris yang cukup biasa dibuat jadi luar biasa ama dia, dikasih bubble-bubble trus dikasih kata-kata katro kaya "Ayo dong mas! Ga tahan nih!" atau "Ah..uh..ahh..". Emang se wajar-wajar aje karena tuh buku punya dia sendiri tapi jadi ga wajar kalo dikumpulin ke meja guru n diperiksa ama tu guru (Mampoz lu!)
Yang gue tau se keringet dingin dia waktu bukunya di periksa dan tu guru nemuin hal yang luar biasa dan ga lazim di buku dia. Sampe sekarang, baik sohib cowok maupun cewek masih inget aja tu kejadian..(Hehehe..emang aib susah dilupain orang kali yakk)
Di tingkat 3 SMU, gue juga mulai ngedeketin cewek. Tapi kaga nanggung-nanggung, ce yang gue incer itu adik kelas yang juga diincer atu angkatan. Cewek itu imut seperti semut di tengah lumut.
Wah manisnya senyumannya...cantiknya..
Jantung gue berdegub-degub bak speaker di tempat dugem
Nyaris gue kolaps kalo kaga ditabok sohib gw
Dalem ati dan dengan pikiran kaga jernih, "Gue musti kenal lebih deket ni cewek!"
Berbekal semangat juang 45, muka tebel, secarik kertas n pena, gue pergi berperang. Dari urusan cegat-mencegat, jegal-menjegal, semuanya gue lakuin asal halal. Hal yang lebih aneh tuh, gue bisa barengan ama temen gue yang jelas-jelas juga ngincer tu adik kelas n dia nebeng motor gue!(Asem!)
Berpuluh-puluh surat tulisan cakar bebek gue dikirimkan ke cewek itu, gue dengan setia menunggu di gerbang sekolah dengan sengatan terik matahari doi pulank sekolah. (Walau gue sempet ga nyadar kalo banyak yang ngelakuin itu juga) Pejuang tangguh cuy...
Pucuk dicinta, nasi ulam gue ga tiba (Maap, bawaan laper pas nuliz), surat-surat cakar bebek gue ternyata bisa dibaca olehnya dan dibalas! HatiSenangRiangGembiraJungkirBalik gue terima surat balasan itu. Ternyata isinya cukup signifikan yang intinya "Maaf ya kk, kaga boleh naik motor ama mamih n kaga boleh pacaran" ( S W T )
GubrakGubrakBrakBrak...Nyungsep n Berakhir sudah perjuangan gue, bagai tentara yang keabisan amunisi dan gadain celana n kolor buat pulang ke kampuang halaman.
Kenyataan cinta memang terkadang tragis di lapangan...(To be Continued!)

Hal-hal yang bikin gue Bete...

Berikut ini gue cantumin hal-hal yang bikin gue Bete...
Disimak ajah, mau ga mau harus mau (Blog gue nyet)

- Pas mau makan, kaga ada duit ama makanan di depan muka
- Lagi mau pergi/pulang kerja, eh tau2 ujan gede di tengah jalan
- Lagi jalan ber 2 ama ce, eh tau2 ban motor gue kempes trus doronk!
- Apa aja yang berbau nunggu, paling bikin bete dah! mis:
Nunggu temen, gebetan, pacar yg kaga nonggol2 alias ngaret
Nunggu gajian yang masih lama padahal duit dah cekak
Nunggu diomelin bos (lho?)
- Nonton pilem yang ceritanya ga karu-karuan, pelem horor yg kaga serem juga
- Nyium asep rokok yg kaya kereta api di depan muka gw
- Kebelet boker tapi kaga ada WC buat gue bokerin
- Jalan bareng ama temen yg bawa ce-nya, trus cuman bertiga aj
- Maen Bnet Dota kalah terus, di ganking trus jadi atm
- Maen Counter Strike tapi layar kompie gw miring terus alias mokad mulu
- Diomelin bos (ini pasti lu2 pade juga bete dah, bukan gue aj)
- Ditusuk dari belakang ama sohib yang paling deket ama gue (Moga2 kaga kejadian dah)
- Disangka ngutank ama orang lain gara-gara yang ngutang ama dia mirip ama gue tampankny (Anjrot, pernah ngalamin gue, beneran!)
- Di miss call in terus sama orang yang ga gue kenal (Asem!)
- Lupa naro barang yang berharga trus ngubek-ngubek rumah jadinya ( Jem?hape? dimana yeh?)
- Snack yang pengen gue makan trus diabisin tanpa sepengetahuan gue (Chitato gue sapa yg embat??)
- Mati lampu di saat malam hari (Panass, nyamuk in da house!!)
- Kurang tidur di saat gue kerja (Ngantuk pisan bawaanny! Kupret!)
- Barang-barang yang gue punya pada rusak (Kompie gue napa ga nyala? Mengenang tragedi tragis I-pod gue yang diancurin ama ade gue, huhuhu..)

Kayanya segini aj dulu hal-hal yang bikin gue bete...
gue yakin ga cuman gue aje yang pernah ngalamin kek gini di dunia ini, huhuhu...

Senin, 13 April 2009

Phobia WC

Ini mungkin pengalaman yang dibilang unik kaga, aneh agak, dan gue yakin yang ngalamin ini bukan cuman gue satu-satunya di dunia ini! Kenapa gue bilang ini Phobia WC? What the maksud dan mean? Ada temen gue yang bilang "Alah pantat lu aje sensitip!" tapi dia ga berani bilang gitu lagi sekarang karena setelah dia komen gitu, berakhir dengan mulutnya mengap-mengap nelen sikat kakus. Anyway, OnTheWay, MeetNCiumBusway...kembali ke topik, pernah ga pas lo kebelet nahan boker di tempat asing trus ngeliat WC setempat yang loh pengen singgahin "Full of Suprises?"
"Full of Suprises" yang gue maksud tu, WC dengan jamban jongkok yang warnanya kotor ama lumut n ada mahluk bersungut item alias kacoak mengap-mengap ngambang di aernya sambil teriak "Tolong gue! Tolong, ntar gue turutin 3 permintaan lu!" Lho, baru denger gw dewa kacoak turun ke bumi trus kelelep di jamban WC. Otomatis WC kek gitu bikin yang namanya Phobia WC alias lo jadi takut or illpill untuk menunaikan tugas suci di WC kek gitu.
Gue ngalamin Phobia WC ini, mau denger? Ada, Begini ceritanya..au au...(jadi inget jaman acara-acara ghostReality kaga jelas di Tipi-tipi hehehe...)
Jadi ceritanya gini, gue lagi ikutan tour gitu ke luar kota rame-rame, kalo ga salah se acara Waisakan rame-rame gitu ke jogja deh. Nah di bus yang lumayan pegel duduk gempor berdiri itu, awalnya se Fun-fun aj. Nyanyi-nyanyi fales rame-rame, ngemil makanan temen n punya sendiri disimpen, denger mp3 rampasan paksa temen yg bawa sampe tidur ngorok ala kodok bangkong keselek biji duren.
Kebetulan nih supir bus yang katanya pernah jadi figuran "Fast n Furious" ini bawa Busnya lumayan jago-jago kagok. Setiap tikungan pasti dia nyoba Nge-Drift, baik tikungan yang tajem atau sengaja di tingkungin sendiri. Berhubung di sepanjang perjalanan kek gitu dan berulangUlang selalu terdengar lagu "Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan, sayang engkau tak duduk di sampingku kawan..." dan ditambah lom berhenti makan siank n selalu ngemil makanan punya orang lain (Jangan-jangan dipakein kutukan "Makan terus makanan gue, moncrot kowe")
Tiba-tiba muka gue mendadak merah, perut gue mulai bergejolak ga karuan, jantung berdebar-debar, hati mulai merana, lho? Hehehehe...(Gak, gue ga cinlok di Bus kok)
Mampus. Gue mulai menganalisis, ini pasti gara-gara chitato n biskuit kutukan plus kadaluarsa punya temen yang gue embat secara paksa. Otomatis abis itu sepanjang perjalanan, gue diem aj kaya puun kaga kena ujan setaon. Untungnya sohib sebelah gue ga curiga gw nahan boker gini, soalnya g diem tapi pasang tampang senyum kek badut ancol. Sambil komat kamit g berharap Bus cepet nyampe di resto atau pengisian bensin gitu.
Waktu menjelang sore dan selang beberapa puluh menit, akhirnya bus berhenti di sebuah tempat makan. Nah disitulah gue melihat muka-muka kelaperan pada ngibrit turun bus buat ngasih sesajen naga yang mereka pelihara di perut mereka. Mungkin cuman gue yang punya nilai plus yaitu muka laper plus kecepirit! Temen-temen seperjuangan bus gue langsung menuju ke resto, sedangkan gue langsung ngibrit ke belakang resto sambil nanya sama pelayannya "Mas, WC nya dimana?"
"Oh WC, lurus aja trus belok kanan dikit belok kiri banyak trus lurus dikit, nyampe deh dik!"
Gue sedikit cengo denger penjelasannya yang cukup signifikan, tapi rasa cengo gue ketutup sama rasa kebelet boker gue yang udah tinggi. Setelah mengikuti petunjuk dan pake nyasar dikit, gue menemukan tempat rahasia itu. Tapi gue kaget, WC nya...WC nya...GAK LAYAK BUANGET!!
Jamban jongkok yang lumutan trus bak buat sirem aernya juga ikutan pake lumut ijo. Gue dah lemes liat sikon WC kek gini, tapi gue baru nyadar detik itu juga kalo kebelet boker bisa bikin orang melakukan tindakan-tindakan yang gila. Oh ya, ada yang perlu gue tambahin mengenai sikon WC ini, LAMPUNYA KAGA BISA NYALA ALIAS MATI!! tambah stress gue!!
Berbekal senter ucup yang gue bawa, gue mulai berusaha menunaikan tugas suci gue walau terpaksa dan akhirnya sukses kepaksa juga gue boker di tempat kek gitu.
Jujur aja, gue termasuk salah satu "WC Phobiers" yaitu kagak bisa boker di WC yang gak cozy buat gue bokerin. Jadi ini salah satu pengalaman yang cukup mengerikan lah buat gue..
Ada yang pernah ngalamin kejadian kaya gue atau lebih parah?

Minggu, 12 April 2009

Pembukaan blog gue yg cupu

Wah..wah..Blog kedua gue setelah blog gw yang di frenster...(sambil jumpalitan salto terus lompat tendang dari bangku kompie gw) ha ha ha...
Ga sabar buat nulis sih...tentang:
kejadian-kejadian ajaib n ajib disekitar gue akhir-akhir ini...
temen-temen seperjuangan gue di vihara tempat g beribadah n nongkrong...
cewek-cewek yang setia nemenin g ngechat ym di malam hari..
dvd-dvd gw hasil borongan di glodok yang numpuk di lemari gw...
n de el el...