Senin, 04 Mei 2009

Tipe-tipe Penonton Film

Sebagai penonton pilem yang demen nontonin pilem(masa demen yang laen, out of topik dunk)
ada kebiasaan para pengunjung bioskop yang berbeda-beda lho(Mukanya n bentuk fisik seh dah jelas pada beda karena bukan kloningan kaya pilem Matrix)
Terlepas dari bagus jeleknya pelem yang ditonton tergantung juga ama yang nonton, hehe...
Nih, tipe-tipe penonton pilem yang ada di bioskop, simak nyok...



1. Penonton Cari Perhatian

Tak bisa dipungkiri sejak jaman doeloe kebiasaan nonton di bioskop merupakan ajang sosialisasi dengan teman-teman dan sanak saudara. Seen and to be seen.. Tak heran jika ada orang yang tampil maksimal dengan penampilan super duper wah saat pergi nonton di bioskop. Kalau bukan dengan busana yang bermerek yang muahal, dandanan norak plus menor atau aroma tubuh nan wangi 7 rupa. Tujuh kali tujuh sama dengan empat sembilan. Setuju tidak setuju yang penting penampilan. Kadang juga suka bawa TOA dan berteriak "PERHATIAN! PERHATIAN! LIHAT GUE DONK!"


2. Penonton Piknik

Siapa yang tidak sepakat jika bioskop adalah tempat rekreasi n tamasya? Terutama jika sedang ada pemutaran film anak-anak, banyak orangtua yang memboyong anak-anaknya yang seperti kesebelasan nonton bersama. Sambil baris berbaris masuk ke bioskop, tak lupa bawa botol aer, cemilan dan juga lalapan buat dinikmati pada saat nonton pelem.(Mungkin juga tiker buat jaga-jaga kalau tempat duduk kurang)


3. Penonton Pacaran

Terserah mau dengan lain jenis ataupun sejenis(Maho). Bagi mereka yang berusia remaja, nonton bioskop adalah alasan ampuh untuk pergi dari rumah. Biasanya Penonton tipe ini suka memilih bangku yang di pojokan atau yang paling atas, begitu lampu dimatikan dan pelem dimulai, mereka mulai beraksi juga. Bukan masalah pula, mau kelas atas atau kelas kambing, kelas AC atau kelas kipas angin. Yang penting sama-sama gelap untuk bisa kencan, Pelem yang ditonton juga terkadang tak penting ceritanya. Taglinenya: film main, penonton main.


4. Penonton Pembajak

Tipe ini termasuk yang muncul belakangan seiring maraknya pelem bajakan. Teknologi baru melahirkan tipe penonton jenis ini. Dengan seperangkat kamera video mini, penonton pembajak merekam film dari awal sampai akhir. Maka tak heran, jika anda membeli VCD atau DVD bajakan berkualitas buruk, acapkali gambarnya goyang dan terdengar suara penonton ataupun bayangan tubuh penonton yang sedang melintas. Tentu saja tidak untuk ditiru, secara harga karcis bioskop jaringan 21 sudah terjangkau, paling murah kira-kira seharga dua mangkok mie ayam deh!


5. Penonton Spoiler

”Nanti habis ini jagoannya ditembak, eh malah kena temannya”.

"Setelah cewek ini lewat, setannya nongol di belakang kaca itu.."

Kalimat-kalimat kek gini tentu saja sangat mengganggu kenikmatan saat menonton film. Maklumlah, umumnya penonton datang ke bioskop untuk mengetahui jalan cerita film secara utuh. Karena endingnya sudah diketahui oleh penonton tipe ini, maka dia gak nahan buat nyerocos cerita soal endingnya ke penonton sebelahnya. Biasanya penonton spoiler ini mereka yang sudah nonton film sebelumnya ampe hafal dari awal ampe akhir ceritanya.


6. Penonton Kritikus Film

Kritikus film atau kritikus bukan ini-atau itu atau wartawan film terserah. Merekalah yang biasanya sibuk sendiri saat film diputar. Dengan bantuan penerangan dari ponsel mereka mencatat bagian-bagian yang dianggap penting dari film yang mereka tonton. Namun kini peran ponsel itu sudah tergantikan dengan perangkat gadget yang lebih canggih, entah PDA, communicator atau blackberry. Jadi setelah mereka mencatat hal-hal yang penting langsung dimuat di forum, surat kabar atau blog pribadi.


7. Penonton Ponsel

Penggunaan ponsel marak sejak satu dekade silam, tepatnya akhir 1990-an. Ketika masih jarang pemiliknya, wajar saja jika dia bersikap pamer dengan bicara keras-keras saat menjawab telepon, tapi hari gini?

"YA! YA! BOLEH LAH YOU KONTAK I NANTI, I LAGI NONTON DULU YA!"

(pengen rasanya ngambil sendal nimpukin orang yang norak teriak-teriak di bioskop kaya gini)

Sekalipun saat nonton di bioskop. Ternyata, perilaku kampungan ini masih juga belum hilang sama sekali. Sekalipun sudah dibuatkan himbauan larangan penggunaan ponsel saat film diputar, masih banyak nyengir kuda aja plus cuek bebek teleponan disaat pelem lagi berlangsung.(kadang yang diomongin di telepon gak penting)


8. Penonton Tidur

Tipe penonton ini terbagi lagi atas ada dua macam. Pertama, sang penonton yang sudah kelelahan entah abis ngapain tapi maksa nonton hingga jatuh terlelap plus ngorok. Kedua, film yang ditonton bikin boring(bosan) hingga lebih baik tidur daripada maksa mata buat melotot nonton. Atau kata lainnya film itu dibuat khusus untuk mereka yang sulit tidur atau insomnia.

Ada juga yang film belum dimulai dan masih terdengar nada lagu tunggu pemutaran, sudah tidur.


9. Penonton Telmi

”Kok jagoannya mati? Kemana musuhnya tadi?” Jika pertanyaan macam ini datang dari penonton sebelah kita ini namanya malapetaka. Masih mending jika dia yang membayari karcis untuk nonton filmnya. Kata telmi alias telat mikir, bisa juga dari bahasa Inggris tell me, atau ceritain lagi dong. Tentu saja sungguh bikin repot dan mengurangi kenikmatan nonton.(Mening kalo ketemu yang kayak gini, lo kasih minum gibolan(obat yang meningkatkan daya pikir) dulu sebelon nonton)


10. Penonton Perfeksionis

Konon penonton macam ini sungguh mengerti seluk-beluk film. Ciri-cirinya: selalu memelototi layar yang ada di depan matanya. Dia akan protes jika gambarnya tidak fokus, teks terjemahan yang kurang pas atau goyang-goyang, apalagi jika film yang putus di tengah jalan(Maaf kesalahan teknis, bla..bla..bla). Nah, jika ada yang teriak-teriak saat terjadi kondisi yang disebut belakangan boleh juga termasuk penonton perfeksionis.

Biasanya penonton Perfeksionis ini akan memilih duduk di bagian depan karena bisa melototin semuanya dengan jelas dan dengan ejaan yang benar serta disempurnakan.(Guru bahasa kali yeh???)


11. Penonton Tegang

Penonton macem ini biasanya ini menonton dengan penuh antusias, sekalipun pelemnya itu komedi, dia akan bersikap serius dan tegang. Pengakuan penonton tipe ini, pada saat dia nonton serasa masuk ke dalam dunia pelem itu sendiri dan berperan seperti aktor atau aktris tersebut dan juga merasakan bagaimana rasanya pada saat sang aktor atau aktris kena tembak. Hati-hati juga buat yang nonton disebelah penonton tipe ini, karena tegangnya dia bisa kesurupan dan memegang erat-erat atau meninju penonton disebelahnya itu.



Nah setelah nyimak tipe-tipe diatas ini, termasuk tipe penonton bioskop kek gimana sih lo?

Nyebelin atau nyenengin yeh?



Tidak ada komentar:

Posting Komentar