No Body is Perfect...
Kata-kata itu selalu tergiang-ngiang di otak gue disaat gue lagi menghadapi berbagai cobaan, pengharapan yang pupus dan ketidak-adilan dalam hidup gue. Disaat gue down, mungkin otak gue ga bisa bekerja dengan semestinya karena terbawa letupan emosi dalam diri.
Kadang secara ga sadar, kita selalu nge-judge people seperti ini seperti itu, padahal diri kita sendiri belom tentu benerr. "Jangan menampar jika tak ingin ditampar"
Menurut gue, Intropeksi atas diri itu emang perlu, tapi ga malah bikin kredibilitas buat diri kita sendiri dan menjadikan seakan-akan kita terlahir kembali menjadi sesuatu yang sempurna.
Sejauh mana lo bisa menanggapi segala hal yang terjadi dalam hidup lo, baik itu dari sisi positif dan negatif serta bagaimana lo bisa menemukan solusi yang tepat untuk menyelesaikan semua hal yang terjadi dalam hidup lo itu adalah bagian yang terpenting dalam proses menuju suatu kedewasaan dalam hidup.
Gue bisa memberikan masukan dan saran kepada orang lain, tapi gue juga ga muna kalo gue butuh orang lain untuk membuat gue menjadi manusia yang lebih baik lagi. Sebagai manusia, sudah kodratnya untuk saling mengisi dan saling membutuhkan antara satu sama lain.
Musuh terbesar dalam diri kita adalah Ego. Jika kita bisa mengendalikan Ego kita dan mampu untuk berpikir secara jernih di saat kita terbawa oleh suasana emosi dalam hati, maka semuanya akan terasa begitu ringan dan gue yakin apapun masalah yang dihadapi akan terselesaikan dengan baik.
Jadi. Gue, elo, kita semua sama...
"No Body is Perfect", ah betapa berartinya kata-kata itu untuk direnungkan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar